Saat berwisata ke Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu. saya bertemu dengan seorang kakek berumur 90 tahun sedang memindahkan pasir pantai dari daerah yang rawan terkena abrasi ke daerah yang lebih aman.
Sang kakek sudah melakukan kegiatan ini setiap hari selama 3 bulan dari pukul 6 - 10 pagi. dirinya mengaku prihatin melihat keadaan pantai pasir putih Pulau Untung Jawa yang kian terkikis ombak dan sampah di laut yang 1 tahun belakangan ini mulai mengotori pantainya.
"dulu daerah di sini bagus untuk wisata, pasir putih ini merupakan anugerah tuhan yang harus di jaga" kata sang kakek. sang kakek sendiri merasa kecewa dengan pemerintah setempat yang tidak mempedulikan kelestarian daerahnya.
semangat sang kakek selalu ada karena meniatkan kegiatan sehari-harinya itu untuk beribadah kepada sang Maha Pencipta. "kalau diniatkan sebagai ibadah saya jadi semangat" tuturnya.
kami (saya dan 3 orang teman) sempat membantu sang kakek memindahkan pasir-pasir tersebut selama 1 jam (dari jam 7-8) dan sangat melelahkan. herannya ada beberapa orang muda yang nganggur di sana tidak membantu sang kakek.
kerja keras, tanpa dibayar memang hanya bisa dilakukan orang-orang tertentu yang yakin dan percaya serta iklas demi hidup yang lebih bermakna.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar